Saya memesan coco pancake something, pancake dengan ice cream vanilla dilumuri saus cokelat dan taburan coklat bubuk. Setelah beberapa lama, pesanan pun datang, dan ketika cuplikan pertama dari pancake menyentuh lidah dan rasanya menyebar ke seantero indra pengecap, ketika itu pula seluruh tubuh saya luluh melebur dalam tekstur lembut pancake beraroma susu yang bersimfoni dengan saus coklat. Sentuhan suhu dingin ice cream vanilla merangkum keseluruhan pancake menjadi sebuah maestro citarasa, hilangkan penat dan terbitkan senyum kepuasan, aku akan menikmati perlahan.., kubilang.
Tapi saya jadi berfikir, apa yang membuat pancake ini begitu lezat? apa saus coklatnya? saya pikir tidak, karena saya pernah mengecap susu kental manis coklat yang rasanya begitu manis. Tapi ya manis saja, tidak lantas membuat saya memejamkan mata dan menikmati. Apa ice cream vanilla? kupikir rasanya tidak begitu jauh dengan ice cream yang biasa saya rasakan di hajatan perkawinan.
Maka saya pikir justru pancake yang rasanya cenderung datar dan sama sekali tidak memberikan rasa inilah yang membuat hidangan ini menjadi istimewa. Karena dengan mengecap sesuatu yang rasanya datar terlebih dahulu, kenikmatan yang dirasakan akan langsung melonjak begitu lidah kita mengecap hal hal yang memiliki rasa seperti coklat dan vanilla. jadi, sebenarnya pancake yang tidak memiliki rasa inilah yang merangkum sensasi coklat dan vanilla ini menjadi sebuah orkestrasi citarasa yang begitu cantik.
Dan bukankah begitu pula halnya dengan hidup? Nikmat kemenangan hanya bisa dirasakan kalau kita sudah berjuang habis habisan sampai titik darah penghabisan untuk meraih itu. Dan kesulitan kesulitan yang saat ini sedang kita rasakan, untuk mencapai impian impian kita hanya akan membuat garis finish semakin manis ketika dia tiba pada saatnya.
Kesimpulannya, bila kita saat ini sedang mengalami kepahitan dalam hidup kita, sedang mengalami masalah yang menarik narik urat stres kita, maka percayalah, semakin sakit hal ini kalian rasakan, semakin manis pancake yang kalian nikmati ketika kemenangan itu tiba..
Kasyfi Muhammad
Rawamangun, 12 Desember 2009
Filed under: Thought Tagged: | arti kehidupan kenikmatan, bahagia, kue pancake, pacific place, pancious pancake













betul.. betul.. betul..
menikmati kemenangan setelah perjuangan yang berdarah-darah itu sungguh suatu kenikmatan yang luar biasa.
can’t agree more…