mendefinisikan sepi adalah seperti mendefinisikan kekosongan, seperti selongsong yang telah kehilangan isinya,, yang tersisa hanyalah definisi itu sendiri yang tak terdefinisi lagi karena kehilangan fungsi.
sepi itu adalah rasa ketika kau hendak lompat ke arah karang terjal, seraya berharap ada yang mencegahmu karena itu berbahaya. namun dia tak pernah datang dan kau terus melihat ke belakang. berharap dia selamatkanmu di detik terakhir, yang tak pernah terjadi.
Sepi itu seperti dingin yang tiba tiba melesak ke dalam, dan kaupun mencoba nyalakan titik cahaya tuk sebarkan kehangatan kembali, namun tak berhasil. dan dingin terus masuk hingga jiwamu terasa menggigil dan kau tak hendak berusaha lagi. dan melihat semua melambat. waktu terasa lebih lama bila kau sadari, seperti ketika kau menunggu sesuatu yang tak pernah datang, hanya sesuatu itu tidak ada.
Sepi adalah ketika tali yang hubungkanmu dengan dunia terasa terputus dan kau terus mencari pengganti untuk bisa terombang ambing. namun kau sadar semua itu tak seindah dan sekuat pertalian dahulu. lalu kau berhenti mencari pengganti sambil terus menahan sayatan sepi tanpa berbuat.
sepi adalah…………………………
Filed under: My Idiotic Thought, curhat













kereeeeeeennnn ^_^
“sepi itu adalah rasa ketika kau hendak lompat ke arah karang terjal, seraya berharap ada yang mencegahmu karena itu berbahaya. namun dia tak pernah datang dan kau terus melihat ke belakang. berharap dia selamatkanmu di detik terakhir, yang tak pernah terjadi.”
gw tau persis perasaan kek gitu Bro! ada saat2 tergelap di hidup gw, dan gw sangat beruntung ada seseorang yang mencegah gw melompat… N u know what? ternyata satu2nya orang itu adalah orang terakhir yang gw harapkan bakal mencegah gw.
Mungkin kau cuma harus menengok k arah yang lain Bro.
sepi dan ramai kadang sama saja.
semua menuju pada proses keseimbangan antara sepi dan ramai. sunyi dan riuh. diam atau bergerak aktif. tidak tertawa atau tertawa.