• Keluarga besar intelektual muslim

    Pegangan Kami,

    Islam Dan Scientific,

    Otak Jerman

    Hati Mekkah,

    Semangat Jepang,

    Kepribadian Indonesia!

  • My Facebook

    Muhamad A Kasyfi's Facebook profile
  • My personality

    Click to view my Personality Profile page
  • Koleksi potoku

    partner for life

    early merchant

    siap lahap

    highland breakfast

    satu komando satu perlawanan

    sesaat  menjelang orasi..

    hancurkan!!!

    Tuntutan kami

    sigap

    Menua

    More Photos

Puisi tentang seseorang..

Puisi jaman jamanny jatuh cinta dan menahan rindu karena cinta tak berbalas..

Kulihat dia…

kulihat dia tertawa
dan sudut matanya memperlihatkan kesungguhan
untuk terlihat setegar batu karang
sambil hembuskan kesejukkan perlahan
“bersandarlah padaku, kau kan kupeluk sehangat cinta..”

dia masih tersenyum….
tak perlihatkan lelah itu
menahan gumpalan mengental
yang mulai melesak nafas
namun masih tertahan
tak melewati pelupuk mata
tak terlihat oleh mereka….
“bersandarlah padaku, kau kan kupeluk sehangat cinta..”

lirih ia berkata perlahan
kenikmatan bersandar di pelukan
kehangatan dimiliki dan dibutuhkan
ketika jiwa terlingkupi
ketika kekosongan terpenuhi cintanya
dan ia mulai tersadar
semua hati menginginkannya
dan ia pun mulai menuangkan
cangkir kosong mereka dengan kehangatan
oranye teh senja hari…
dan mereka tersenyum….
mereka menikmati
“bersandarlah padaku, kau kan kupeluk sehangat cinta..”

dan mereka mengenalmu
mengingat wangi tubuhmu
yang terbawa angin ketika kau berlalu
bahkan sosokmu yang terlihat di kejauhan
berjalan ke arah mereka dengan senyum terkulum
“bersandarlah padaku, kau kan kupeluk sehangat cinta..”

ia tak berharap sebuah pujian
tak menanti tatapan penuh ketulusan
ia menafikan semua harapan pada manusia
ia hanya memberi, ia adalah mengisi
ia menuangkan cinta setiap hari
ia tanamkan kasih di setiap sanubari
tanpa keinginan untuk menuainya
“bersandarlah padaku …… kau kan kupeluk sehangat cinta..”

Bandung, 10 agustus 2007

kok masih kerasa luka yah?

Leave a Reply